Setelah memilih dari banyak nama yang diajukan komunitas platform di Jepang, Microsoft akhirnya mengumumkan bahwa Touko Madobe adalah nama untuk maskot Windows 10.

        Sejak Mei lalu, Microsoft menggelar kontes memilih nama maskot. Sang raksasa software membiarkan para fans Windows 10 tersebut mengajukan nama untuk maskot animenya.
      Mengapa Windows 10 perlu maskot? Jangan heran, di Jepang, hal semacam ini sangat membantu dalam hal marketing dan promosi Windows dari waktu ke waktu. Maskot anime dinilai menjadi cara kampanye marketing yang  jitu di sana.
      Latar belakang karakter anime ini sederhana dan menarik tentunya. Touko digambarkan sebagai siswi sekolah berumur 17 tahun, dan merupakan penjelajah waktu. Ia datang dari 100 tahun lalu ke 2015 untuk mencoba Windows 10. Mengapa 2015? Karena ini merupakan tahun penting dimana Windows 10 lahir.
      Touko (Arti Jepang:10) digambarkan sangat paham teknologi dan gemar bermain online games. Maka tidak dapat dipungkiri, Touke melengkapi keluarga anime lain yang juga menjadi maskot produk Microsoft sebelumnya.
     Benar, dia bukan karakter anime pertama yang digunakan Microsoft dalam mempromosikan produknya. Sebelumnya ada Nanami Madobe (Windows 7), Claudia Madobe (Windows Azure), Yu and Ai Madobe (Windows 8), Inori Aizawa (Internet Explorer) dan Hikaru Aizawa (Microsoft Silverlight).
 Nanami Madobe (Windows 7)

Claudia Madobe (Windows Azure)

Yu and Ai Madobe (Windows 8)

Inori Aizawa (Internet Explorer)

Hikaru Aizawa (Microsoft Silverlight)

Yang mana maskot anime kesukaanmu?

(Dikutip dari berbagai sumber)

Comments (0)