Tampilkan postingan dengan label Unique. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unique. Tampilkan semua postingan


            Saat anda menuju ke jepang, mungkin ada perbedaan di bandingkan Negara lain terkait penggunaan handphone disana. Karena pasar handphone di jepang unik, banyak vendor handphone ikut menyesuaikan apa yang diinginkan konsumen disana. Berikut kita rangkum dari berbagai sumber.

1.  SISTEM KONTRAK MINIMAL 2 TAHUN
        Jepang terkenal ketat masalah penggunaan handphone, untuk memiliki handphone disana, persyaratannya harus lengkap.Persyaratan seperti pengisian formulir, KTP, rekening bank untuk memastikan kita mampu membayar cicilan hanphone selama minimal 2 tahun.Dan jika anda masih belum genap 1 tahun bertempat tinggal di jepang, maka harus ada jaminan dari orang jepang bahwa anda bisa menjamin cicilan tersebut.

Gambar 1. Berbagai Smartphone di Jepang

2.  HANYA ADA 3 PROVIDER HANDPHONE TERBESAR

          NTT DOCOMO, AUKDDI, dan Softbank adalah 3 provider besar yang tersedia di Jepang.Jika anda ke jepang dan ingin membeli handphone, biasanya langsung ditawari ingin provider yang mana mengingat kita harus membayar paket prabayar dan cicilan handphone tersebut.
Gambar 2.Macam-macam provider hp di jepang

3.  IPHONE DOMINAN DI JEPANG
              Menurut data, populasi pengguna iOS di negara tersebut mencapai 57% (per 2016). Di sisi lain, Android harus rela berpuas diri dengan pencapaian 42,3% saja.ada berbagai alasan kenapa iphone popular disana. Mulai dari gengsi, mudah digunakan,ingin sama dengan orang lain, dan aplikasi yang hanya ada di iphone.
Gambar 3.Iphone populer di jepang

4.  KAMERA TIDAK BISA DI SILENT
             Ya, jika anda membeli iPhone yang memang resmi dijual di Jepang, maka iPhone anda tidak akan bisa dimatikan suara kameranya. Bahkan ketika iPhone tersebut dibawa ke Indonesia, suara kamera iPhone tidak bisa mati. Hal ini karena memang iPhone didesain oleh Apple dengan tetap mematuhi undang-undang yang berlaku di negara iPhone di jepang.kenapa dibuat bersuara?karena untuk menghindari seseorang memotret secara diam-diam.Utamanya kriminal yang suka memotret dalaman rok anak sma jepang saat di kereta.
Gambar 4.Poster peringatan terhadap kriminal

5.  MAYORITAS HANDPHONE TAHAN AIR
          Di jepang punya kebiasaan bahwa masyarakatnya tidak bisa lepas dari yang namanya handphone. Terutama perempuan.Bahkan saking dekatnya, mereka membawa ponselnya saat mandi berendam.Akibatnya, Hampir semua smartphone yang ada di pasar jepang harus dibuat tahan air demi memenuhi standar pemakaian di negara tersebut.
Gambar 5.Smartphone di jepang mayoritas punya kemampuan tahan air

6.  MUDAH DITEMUKAN JIKA HILANG
           Karena di jepang membeli hp= membeli nomor hp, maka tiap kali hp hilang, maka akan sulit digunakan orang lain.Dengan tingkat keamanan jepang yang tinggi, maka dengan mudah hp yang tertinggal/hilang ditemukan kembali.
Gambar 6.Smartphone di jepang sangat mudah ditemukan jika hilang

7.  JARANG GANTI NOMOR ATAU GANTI PROVIDER
Di Jepang, HP yang beredar di pasaran dijual dalam posisi terkunci (Locked), dimana sang pengguna hanya bisa menggunakan SIM card dan provider HP yang sama. Contoh di Jepang sendiri misalnya, kartu SIM Docomo juga harus dipasang di HP Docomo. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa orang Jepang jarang mengganti kartu/operator. Alasan lainnya adalah desain tempat SIM Card di HP dibuat terpencil dan sulit dijangkau karena memang bukan untuk gonta ganti kartu.

Itulah 7 keunikan smartphone yang ada di jepang.untuk anda yang berminat pergi ke sana, persiapkan segala kebutuhan komunikasi termasuk menggunakan sim card local di jepang.





            Iklan di Jepang dikenal di seluruh dunia banyak menjadi hiburan yang menggelitik. Apakah itu lucu, sedih, sedikit membingungkan atau mimpi buruk yang aneh. Kebanyakan iklan memiliki sesuatu yang istimewa terjadi. Berikut salah satu iklan yang penulis kutip dari JapanToday.com yang membuat penulis kagum sekaligus kena trap berat. Mau tahu?

            Jadi iklan apa ini? dimulai dengan seorang yang guru bersiap-siap untuk pergi ke kelas penuh siswi SMA.awalnya terlihat normal, di dalam kelas juga hanya sekelompok gadis-gadis SMA nongkrong di ruang kelas, bermain gitar, membaca, dll.
Tapi kemudian tepat di tengah, sesuatu terjadi, setelah di timelapse ke belakang, keluar rahasianya!ternyata semuanya adalah laki-laki. Yang sebelumnya didandani dengan makeup dan aksesoris.
Pada akhirnya ini adalah iklan makeup SHISEIDO, dan mereka mengakhirinya dengan tagline ‘siapapun bisa menjadi cantik’ tidak ada yang salah dengan sedikit moisturization dalam hidupmu.

Ingin lihat videonya?silahkan klik disini , mungkin kamu juga bisa terkagum-kagum sekaligus aneh.

Jepang memiliki budaya yang unik dalam kesehariannya yang mungkin kelihatannya ‘aneh’ bagi sebagian besar orang.
Ada cara khusus untuk makan mie, praktek yang baik dalam memberi hadiah, dan ada juga peraturan-peraturan tertentu yang harus diikuti agar kamu menghindari menghina tuan rumah dalam berkunjung.
Kami rangkum menjadi 7 kebiasaan masyarakat Jepang yang patut kamu ketahui sebelum berjalan-jalan ke Jepang.Berikut ulasannya seperti yang dikutip dari Business Insider.

1.     Bersin di depan umum dianggap kasar
Bersin di depan umum tidak hanya dilihat sebagai tindakan yang kasar, tetapi juga menjijikkan.Sebaliknya, orang akan menahannya sampai menemukan tempat pribadi untuk bersin.
Jika kamu ingin bersin, dianjurkan bahwa kamu kamu melakukannya secara diam-diam.



2.     Memberi tip dilihat sebagai tindakan menghina
Memberi tip dianggap kasar, dan bahkan dilihat merendahkan. Memberi tip sering menyebabkan kebingungan, dan banyak orang akan mengejar kamu untuk mengembalikan uang yang kamu berikan.
Jika seseorang sangat membantu kamu dan kamu benar-benar dipaksa untuk meninggalkan tip, disarankan untuk meninggalkan hadiah kecil sebagai gantinya.



3.     Berjalan sambil makan dipandang ceroboh
Meskipun berjalan sambil makan sering dianggap dan diterima secara luas dalam banyak budaya barat, perlakuan ini dipandang rendah di Jepang.Banyak juga yang menganggap makan di depan umum atau di kereta sebagai perlakuan yang kasar.
Hanya beberapa pengecualian untuk aturan ini, termasuk bahwa tidak apa-apa untuk makan es krim sambil berjalan.



4.     Orang-orang akan tidur di kereta dengan kepala mereka menempel pada bahu kamu
Jika seseorang tertidur dengan kepala anda menempel pada bahu anda, itu merupakan perlakuan umum yag terjadi di Jepang dan mereka mentolerirnya. Orang-rang yang memliki kesibukan luar biasa dan bekerja sangat keras berjam-jam, begitu banyak yang akan sering jatuh tertidur di dalam kereta.
‘’Ada toleransi bahwa jika orang di sebelah kamu jatuh tertidur dan kepala mereka menempel pada bahu kamu, orang-orang hanya memakluminya.Dan kejadian itu sering terjadi.’’kata Sandra Barron CNN.


5.     Ada orang yang ditunjuk untuk mendorong kamu masuk ke dalam subway(kerata bawah tanah) yang penuh sesak.
Dengan sebutan ‘Oshiya’, berseragam rapi, memakai sarung tangan putih, dan topi, akan mendorong-dorong kamu masuk ke dalam subway(kereta bawah tanah) yang penuh sesak pada jam sibuk.Mereka dibayar untuk memastikan semua orang masuk dan tidak terjepit di pintu subway.


6.     Kamu harus selalu membawa hadiah bagi tuan rumah
Merupakan suatu kehormatan diundang ke rumah oleh orang Jepang. Dan jika ini terjadi, kamu harus selalu membwa hadiah. Hadiah juga harus dibungkus dalam cara yang paling unik. Dan disarankan ada banyak pita mewah yang dipakaikan pada hadiah.


7.     Menyeruput mie tidak hanya dianggap sebagai sopan santun, tetapi juga mengartikan bahwa kamu telah menikmati hidangannya.
Menyeruput mie dianggap sopan di Jepang karena menunjukkan bahwa anda menikmati mie yang lezat.Pada kenyataannya, jika kamu tidak cukup keras menyeruput mie, maka itu bisa dianggap kamu tidak menikmati hidangannya.
Menyeruput mie tidak hanya berguna demi menjaga kesopanan, tetapi juga untuk menghindari lidah terbakar. Sup Jepang dan mie pada umumnya disajikan panas mengepul. Cukup panas untuk membakar, dan menyeruput merupakan salah satu cara untuk mendinginkan hidangannya.