Telah diketahui bahwa Jepang termasuk salah satu negara
terbersih di dunia yang diakui mancanegara.kebersihan negara ini sering membuat kagum turis-turis
mancanegara.
Padahal diketahui bahwa, jepang setelah kalah Perang Dunia
ke-2, menjadi negara yang luluh lantak berhancuran. Banyak kemiskinan dan
termasuk negara yang hampir sama dengan Indonesia, termasuk dalam tingkat kebersihannya.
Bagaimana cara Jepang mengubah dari luluh lantak berhancuran, menjadi negara yang tertib dan kebersihannya terjaga? Berikut beberapa ulasannya.
1.
LINGKUNGAN PANAS DAN LEMBAB
Di negara
jepang yang mengalami 4 musim dan berada di asia timur, menyebabkan sebagian
besar daerahnya memiliki udara yang kering sekaligus kelembapan yang tinggi.
Kondisi seperti ini menyebabkan Bakteri dan mikroorganisme mudah untuk
berkembang biak.Sehingga kebersihan yang baik bebas mikroorgaisme berarti turut
menjaga kesehatan yang baik.
2.
BAGIAN SENTRAL DALAM KEAGAMAAN
Kebersihan adalah bagian sentral dalam ajaran agama Budha dan Shinto, yang sebagian besar dianut masyarakat jepang.konsep Kemurnian atau kotor yang dianutnya mengajarkan bahwa Tuhan/Dewa menyukai tempat yang bersih. Sehingga memasak dan membersihkan adalah keseharian masyarakat jepang.
3. KEHIDUPAN YANG HARMONI
Pada era
Tokugawa (1600-1868) masyarakat jepang memiliki kehidupan harmoni antara
manusia dan alam.Saluran air dibangun di banyak daerah.Ini juga memiliki maksud
menghormati sejumlah dewa-dewa yang dipercaya menjaga alam.
4.
TINGKAT KESADARAN ORANG JEPANG
Tidak pernah
meludah, merokok, atau makan sambil berjalan, selalu memakai masker dimanapun
adalah kebiasaan bersih yang dilakukan setiap saat dan menjadi budaya orang
jepang. Belum lagi mereka suka dengan mandi, berkumur, serta selalu mengganti
pakaian setiap hari.
Begitulah
kehidupan dan penerapan kebersihan di jepang. Jika kamu tinggal sementara di
jepang, mungkin setelah kamu pulang dari sana, kamu akan berhenti buang ingus
di tempat umum, selalu menggunakan pembersih tangan, dan belajar memilah sampah rumah tangga.





Comments (0)