Apa yang kamu bayangkan ketika mendengar kata ‘Jepang’ ? Negara maju dengan perkembangan ekonomi dan teknologi yang pesat, budaya yang melimpah, serta pemandangan alam yang indah? Benar adanya.
Tetapi dibalik semua itu, ternyata ada sisi kelam yang dimiliki Jepang, yaitu angka bunuh diri di negara Jepang termasuk salah satu yang tertinggi di dunia, pada tahun 2014 rata-rata 70 orang Jepang melakukan bunuh diri setiap hari, dan mayoritas adalah laki-laki. 70% kasus bunuh diri di Jepang adalah laki-laki.(Wikipedia,2014)
Berikut fakta-fakta tentang bunuh diri yang terjadi di Jepang dan beberapa penjelasannya seperti dikutip dari japantoday.com

1.    JEPANG BUKAN NEGARA DENGAN TINGKAT BUNUH DIRI TERTINGGI DI DUNIA

Gambar 1.Hutan Aoikigahara tempat banyaknya kejadian bunuh diri di Jepang ditemukan.

Jepang telah menjadi pemimpin dunia dalam kasus bunuh diri di masa lalu, perbedaan itu saat ini milik Greenland, di mana rata-rata 83 dari 100.000 orang mengambil nyawanya sendiri pada tahun 2011, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Jepang rata-rata 21,4 pada 2013, menurun dari tahun-tahun sebelumnya.

2.    KOTA TEMPAT BUNUH DIRI PALING BANYAK BUKAN DI TOKYO

Gambar 2.Kesibukan di Tokyo sebagai penyebab tingginya angka bunuh diri

Meskipun sering digambarkan sebagai kota megalopolis yang dingin dan tidak berperasaan, diisi dengan pegawai yang kesepian, juga terbebani secara finansial, yang semuanya berjalan terus-menerus, Tokyo sebenarnya bukan kota terbesar tempat bunuh diri di Jepang.Walaupun tentu saja memiliki jumlah bunuh diri tertinggi berdasarkan populasinya.Yang mengejutkan, Prefektur Iwate di timur laut Jepang mencatat tingkat tertinggi pada 27,5 bunuh diri per 100.000 orang pada tahun 2013.

3.    BUNUH DIRI DENGAN  MELOMPAT KE KERETA SANGAT JARANG

Gambar 3. Tabrakan antara orang dan kereta shinkansen di Jepang

Mayoritas bunuh diri di Jepang adalah dengan cara digantung, menurut WHO. Menurut data lama (2003), hanya 2,1% kasus bunuh diri pria dan 3,6% kasus bunuh diri wanita adalah kematian akibat tertabrak kereta. Overdosis, gantung, dan bahkan melompat dari gedung dan tenggelam dengan sengaja adalah metode yang lebih umum pada tahun yang sama.

4.    BANYAK ALASAN TERKAIT TINGGINYA ANGKA BUNUH DIRI

Gambar 4. Beberapa sebab bunuh diri di Jepang

Meskipun tentu saja ada hubungan aspek "budaya malu" dengan tingkat bunuh diri yang tinggi di Jepang, orang-orang pada umumnya bunuh diri karena alasan seperti masalah keuangan dan patah hati.Perceraian, utang, dan kebangkrutan adalah beberapa alasan paling umum untuk bunuh diri di Jepang.


Bersyukurlah kita hidup di Indonesia.




Comments (0)